Bea Cukai Kembalikan 113 Kontainer Limbah Beracun

Jakarta, Trans — Bea Cukai Tanjung Priok mengirim kembali atau re-ekspor 113 kontainer dari Belanda dan Australia karena diduga mengandung limbah berbahaya sektor industri.

Kontainer tersebut memuat steel scrap atau batangan baja yang mengandung limbah beracun non-B3. Re-ekspor dilakukan Bea Cukai karena muatan kontainer melanggar peraturan Menteri Perdagangan Nomor 39 terkait ketentuan impor limbah berbahaya sektor industri.

Re-ekspor kontainer ini bukan kali pertama dilakukan Bea Cukai Tanjung Priok. Sebelumnya, pada 9 Maret lalu, Bea Cukai Tanjung Priok mengembalikan 89 kontainer ke Felixtown Inggris. Kontainer itu berisi steel scrap atau batangan baja yang mengandung limbah berbahaya dan sampah.

Menurut Kepala Bidang bimbingan kepatuhan dan layanan informasi Bea Cukai Agus Rofiudin. Biaya re-ekspor akan ditanggung negara pengekspor. Agus juga belum bisa memastikan besarnya kerugian yang diakibatkan impor steel scrap tersebut. | SN

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>