Korupsi Pengadaan Al Qur’an Menyedihkan

Bandung, Trans—Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin menilai kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Al Qur’an di Kementerian Agama merupakan hal yang sangat menyedihkan sekaligus memalukan karena menyangkut kitab suci umat Islam.

“Waduh, saya tersentak membaca itu (dugaan korupsi pengadaan Al Qur’an). Maka perlu tabayun dan perlu verifikasi apakah betul demikian. Tapi mudah-mudahan itu tidak benar,” kata Din Syamsudin, usai penutupan Tanwir Muhammadiyah 2012, di Bandung, Minggu (24/6).

Menurut  Din, adanya dugaan kasus korupsi pengadaan Al Qur’an ini bisa kembali menempatkan Kementerian Agama sebagai kementerian terkorup. “Dugaan korupsi pengadaan Al Qur’an di tubuh Kementerian Agama sebuah ironi tersendiri bagi bangsa Indonesia saat ini. Kalau di Kementerian Agama terjadi korupsi seperti ini, bagaimana nantinya kalau mau melakukan pembinaan kehidupan beragama,” kata dia.

Selain soal dugaan korupsi tersebut, Din juga menyoroti tentang permasalahan haji yang menurut Din, masyarakat Indonesia dan DPR terkesan “diam”. “Terutama menyangkut dana haji. Ini kita semua seolah diam dan DPR juga diam. Saya mendapat informasi yang perlu didalami dan diverifikasi bahwa dana haji yang sudah berapa triliun rupiah itu tidak jelas haknya bagi calon jamaah, terutama bagi yang menunggu lima hingga 10 tahun. Bahkan sebagian dana haji itu katanya dijadikan sukuk. Nah ini yang tidak benar,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau Kementerian Agama agar transparan dalam mengelola dana jamaah haji karena dana tersebut merupakan amanat umat yang jangan sampai dikorupsi atau diselewengkan. “Saya berharap jangan bertahan jadi ‘juara satu’ dalam hal ini Kementerian Agama menjadi kementerian paling korup,” ujar Din. | Iwan/Arso

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>