Terkait Kerusuhan Merak Polda Akan Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi & TNI

Merak, Trans – Terkait kerusuhan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, yang terjadi pada 27 Mei lalu, Polda Banten akan menyelidiki adanya keterlibatan oknum anggota polisi maupun TNI.

Demikian dikatakan Kapolda Banten, Brigjen Pol Eko Hadi Sutedjo, usai menerima kunjungan dari Komisi I DPRD Banten, Rabu (30/5) lalu.

“Nanti kalau ada oknum anggota, apakah itu dari unsur TNI maupun polisi, akan kami lakukan penyelidikan dan penindakan,” tegas Kapolda.

Kapolda menambahkan, mengantisipasi adanya pungli di pelabuhan penyeberangan kapal ferry di Merak, pihaknya juga telah menyebar intelejen untuk memantau pergerakan para pelaku pungli, selain itu akan merubah sistem dengan berkoordinasi dengan pihak pelabuhan.

“Kondisi ketidakseimbangan antara kendaraan dan kapal, katanya, itulah yang dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan mengambil pungutan liar. Ada juga pos pengaduan selama 24 jam beroperasi, jadi nanti bisa mengadu kapan saja,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada 27 Mei 2012 malam lalu, ribuan sopir truk ekspedisi mengamuk di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Para sopir merusak delapan pos loket tiket khusus untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain itu, para sopir juga menghancurkan Gedung Bundar Pelabuhan Merak, ruang kerja Manajer Operasional PT.ASDP, dan menghancurkan mobil derek milik Dishubkominfo Banten.

Adapun kemarahan ratusan sopir truk, dipicu oleh adanya dugaan sejumlah truk yang menerobos antrean melalui jalur tembak. | Yusvin

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in