Ketua KKPS, Hasan Ismail: DPT Pilkada Di Desa Mangunjaya 44.364 Orang

Tambun, Trans – Minggu (11 Maret 2012) berlangsung pemungutan suara di TPS-TPS se-Kabupaten Bekasi. Tiga kandidat Bupati dan Wakil Bupati tinggal menunggu hasil pemungutan suara. Siapa kelak di antara tiga kandidat yang berhasil dan unggul meraih suara terbanyak, mutlak akan menjabat sebagai Bupati Bekasi periode 2012 /2017.

Ketiga kandidat tersebut adalah, Nomor urut 1 (Nero), yakni Dr Neneng H Sayuti yang berpasangan dengan H Rohim Mintareja S.Sos. Nomor urut 2 (Saja), Dr H Sa’duddin MM berpasangan dengan Dr H Jamalul Lail Yunus MM. Kemudian Nomor urut 3   (Dahsyat), HM Darip Mulyana S.Sos.Msi berpasangan dengan H Jejen Sayuti SE.

Terpenting bagi masyarakat Kabupaten Bekasi bahwa siapapun yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, harus bisa mengemban amanah rakyat dan  dapat memenuhi janji-janjinya kepada masyarakat semasa kampanye.

Pemungutan suara di TPS-TPS yang ada di Desa Mangunjaya, diprediksi juga akan berlangsung semarak. Ketua KPPS Desa Mangunjaya, Hasan Ismail, yang didampingi kepala Desa Mangunjaya, Drs Hasan As’asyari, menungkapkan bahwa dari 29 RW dan 242 RT, warga yang berhak ikut memilih dan tercatat sebagai daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 44.364 jiwa. Rinciannya, lelaki sebanyak 21.096, perempuan 23.268 orang.

Kades Mangunjaya, Drs Abu Hasan As’asyari menambahjan, di wilayahnya terdapat 97 tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan di wilayah Perum Papan Indah ada 5 TPS.

Dari pengamatan wartawan Koran Transaksi di lapangan, tim sukses ketiga kandidat terlihat saling mencari simpati kepada masyarakat. Berbagai cara dilakukan untuk meraih sura sebanyak-banyaknya di desa tersebut, baik melalui berbagai kunjungan silaturahmi, atau pendekatan kepada warga, maupun dengan cara menggelar spanduk dan baliho, yang terpampang dimana-mana agar dilihat oleh warga sekitarnya.

Namun, masyarakat Desa Mangunjaya tentu sudah punya pilihan sendiri, karena sudah punya pertimbangan tersendiri. ”Buat apa pilih nomor 2. Waktu acara Malam Silaturahmi Warga Perum Papan Indah Rw.024, Bupati Sa’duddin enggak datang, cuma diwakilin istrinya. Itu pun baru datang pukul 10.30 malam,” ucap salah seorang warga Papan Indah Blok HB, dengan nada kecewa.

Sebenarnya pada kesempatan silaturrahmi malam itu, Drs Nana Supriyatna, anggota dewan dari Fraksi PKS, sempat menjelaskan bahwa  ketidakhadiran Bupati Bekasi, karena mendadak dipanggil gubernur ke Bandung.

Namun ketidakhadiran Bupati Sa’duddin tetap membuat warga Perum Papan Indah merasa kecewa, termasuk Ketua Rw.024, Imam Syamsuri, maupun ketua Panitianya Khairul. Pasalnya, pada malam silaturahmi yang digelar oleh Ketua RW.024 itu berkaitan dengan peletakan batu pertama pembangunan sekretariat RW.024, yang sedianya dilakukan oleh Bupati Sa’aduddin.

Momen dinilai warga kurang mendapat respon. Sedangkan istri bupati, Cucu Sugiarti S, yang diharapkan bisa memberikan bantuan, cuma menyarankan kepada panitia agar mengajukan proposal.

“Kepala Desa Mangunjaya aja pada malam itu menyumbang 10 sak semen buat pembangunan gedung sekretariat RW.024?” celoteh salah seorang warga.

Hadir pada kesempatan acara malam “Silaturahmi warga Perum Papan Indah Rw.024”,  Camat Tambun Selatan, Drs Charwinda, Kepala Desa Mangunjaya, Drs Abu Hasan As’ary bersama jajarannya, tokoh masyarakat, alim ulama, serta 13  ketua RT/RW se-Desa Mangunjaya. | Sw

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in