Kota Blitar Kembali Raih Piala Adipura Kategori Kota Sedang

Blitar, Trans - Masyarakat dan Pemerintah Kota Blitar kembali meraih Piala Adipura 2012, untuk kategori kota sedang. Prestasi membanggakan di bidang kebersihan dari Kementerian Lingkungan Hidup ini menunjukkan tingginya kepedulian seluruh lapisan masyarakat Kota Blitar tentang betapa pentingnya kebersihan lingkungan.

“Ini prestasi membanggakan di tengah masalah sampah menjadi problem umum bagi kota-kota besar di Indonesia. Perolehan adipura tahun ini merupakan yang kedelapan kalinya bagi Kota Blitar,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Blitar Pande Suryadi, kepada Koran Transaksi, di ruang kerjanya, pekan lalu.

Menurut Pande, mempertahankan lebih sulit daripada meraih. “Namun Kota Blitar bisa berprestasi berkat partisipasi semua komponen masyarakat yang peduli dengan kebersihan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Namun, masyarakat diharapkan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan paska perolehan piala bergengsi itu, mengingat sulitnya menanamkan budaya bersih kepada sebagian masyarakat Kota Blitar.

“Masih ada warga masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Tahun depan akan diadakan lomba kebersihan di tingkat lingkungan atau RW, untuk menumbuhkan kesadaran warga Kota Blitar akan pentingnya kebersihan sekaligus sebagai sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Walaupun tahun ini Kota Blitar kembali meraih adipura, namun masih banyak kekurangan yang akan segera dievaluasi dan ditingkatkan . “Tugas kita semua adalah berbenah memajukan Kota Blitar supaya bersih, sehat, nyaman dan asri,” ujar Pande.

Penilaian Adipura yang dilakukan oleh tim dari pusat dikatakan Pande tidak hanya pada kebersihan. Akan tetapi, banyak faktor-faktor yang saling terkait  seperti penghijauan kota, kebersihan taman-taman, toilet kantor/SKPD, toilet sekolah, sistem daur ulang limbah sampah, tong-tong sampah, TPA, TPN, volume sampah setiap hari harus tercatat, anggaran, kebijakan, dukungan masyarakat, restribusi kebersihan dan yang lainnya.

Pande menjelaskan, Pemkot Blitar dalam pengolahan sampah di Kota Blitar menggunakan Prinsip 3 R yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (mendaur ulang), sehingga volume sampah yang dibuang/diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir /TPA lebih kecil, dan menghemat biaya pengangkutan ke pembuangan akhir.

“Untuk daur ulang limbah sampah dapat menjadi bahan-bahan yang berguna dan bisa memberikan keuntungan ekonomi bagi pengolah limbah sampah. Di SMP 1 Kota Blitar, bahan-bahan limbah sampah dibuat prakarya,” ujarnya. | Fauzy

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in