Migrant Care telah Menerima Tujuh Pengaduan

Blitar, Trans - Setelah melaunching posko pengaduan bagi keluarga buruh migran di Suriah pada tanggal 7 Juni 2012, Migrant Care telah menerima tujuh pengaduan dari beberapa daerah. Salah satunya adalah Siti Rodiyah Bt Daim, warga Dusun Kedungrejo Rt.003 Rw 002 Desa kedungwungu Kab Blitar Jawa Timur.

Anis Hidayah, Direktur Eksekutif Migrant Care menuturkan, berdasarkan informasi dari salah satu keluarga yang mengadu, Jumat (8/6), pukul 13.00, mereka mengadu ke Halo TKI BNP2TKI, tetapi staf BNP2TKI justru meminta keluarga untuk menelpon langsung ke KBRI di Suriah.

“Oleh karena itu, Migrant Care mendesak Kemenlu agar segera menidaklanjuti laporan ini dengan melakukan langkah-langkah nyata untuk evakuasi buruh migran Indonesia dari Suriah. Sampai hari ini Filipina telah mengevakuasi sekitar 1.300 buruh migran Filipina yang ada di Suriah untuk dipulangkan ke Filipina,” ujarnya.

Berikut adalah data-data buruh migran yang masih terjebak di Suriah yang masuk dalam laporan Migrant Care. Susilawati, warga Desa Pabean Udik Kec. Indramayu Kab. Indramayu Jawa Barat, Masturah Bt sarwita, warga Indramayu, Jawa Barat,  Siti Rodiyah Bt Daim, warga Dusun Kedungrejo Rt.003 Rw 002 Desa kedungwungu Kab Blitar Jawa Timur.

Kemudian, Sunarti Binti Sayar, warga Jl. Muara Baru RT 001 RW 017 Ds. Penjaringan Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, Susanti Bt Kalirih, warga Desa Dadap Rt 02/ 02 Kec: Juntinyuat Kab: Indramayu Jawa Barat, Sri Minarsih Bt Rasidi Kromo Dipo, warga Perum Griya Marselina Rt 02 /01 Ds,Sukagalih Kec: Jonggol Kab: Bogor Jawa Barat.

“Yang terakhir adalah Fatikah Bt Tarjono, warga Junti Kebon, Rt 03/Rw 04 Blok Krasak Ds,Buyut Kunir Kec Juntinyuat Kab Indramayu, Jawa Barat. Dia sudah meninggal dunia di tempat kerja pada 6 November 2010 di Syiria,” tandas Anis. | Fauzi

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in