Orang Minang Selalu Shalat, Silat & Shalawat — Prabowo Lantik Fauzi Bahar Ketua IPSI Sumbar

Berbagai gonjang ganjing yang terjadinya saat ini bisa diantisipasi dengan silat yang tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi lebih terfokus kepada otak atau pikiran.

 

Padang, Trans — Pelantikan Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M.Si sebagai Ketua Umum IPSI Provinsi Sumatera Barat periode 2012 – 2016, di GOR Universitas Negeri Padang, Sabtu (30/6), dihadiri tidak kurang 7.500 para pendekar dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar, serta para pelajar dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Ditandai dengan pembacaan ikrar IPSI, yang kemudian disemarakkan dengan penampilan atraksi silat dari berbagai kota dan kabupaten, pelantikan tersebut tampak berlangsung sangat meriah dan luar biasa. Bahkan, selama ini belum pernah pelantikan kepengurusan IPSI semeriah itu di tanah air.

Tidak heran Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Letjen (Purn) Prabowo Subianto yang melantik secara resmi Walikota Padang DR. H. Fauzi Bahar, M.Si sebagai Ketua Umum IPSI Provinsi Sumatera Barat, pun tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

“Dalam acara yang juga dihadiri Ketua DPRD Prov. Sumbar dan Ketua DPRD Kota Padang, PB IPSI, para pengurus silat, para bupati/walikota, dan para anggota Muspida, serta kepala SKPD, Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Ketua Umum IPSI Sumbar H. Fauzi Bahar yang memberikan perhatian khusus terhadap dunia silat di daerah ini,” ujar Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos, Sabtu, kepada wartawan.

Dengan penuh semangat, Prabowo Subianto pun mengatakan bahwa dunia silat memberikan arti tersendiri bagi kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Karena dengan silat akan terbentuk masyarakat yang berkarakter, seperti terampil, cerdas, cekatan, berakhlaq mulia, berbudi luhur, beriman dan mampu memberikan yang terbaik bagi dirinya, bangsa dan negara.

Untuk itu berbagai gonjang ganjing yang terjadinya saat ini bisa diantisipasi dengan silat. Karena silat tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi lebih terfokus kepada otak atau pikiran. “Orang- orang silat punya pengendalian diri yang matang dan mampu beradaptasi dalam kondisi apapun. Makanya silat harus dikembangkan terus,” tegas Prabowo.

Silat juga mampu ‘’mambangkik batang tarandam’’, artinya berbagai keterpurukan yang dialami bangsa saat ini bisa diangkat kembali. Karena silat adalah sebuah cerminan budaya bangsa yang bernilai tinggi. Dengan budayalah barangkali ini semuanya bisa di atasi.

Misalnya bebarapa negara, seperti Korea, Jepang, hongkong dan sebagainya, bisa bangkit kembali, bahkan menjadi Negara maju. Karena mereka betul- betul memperhatikan budaya leluhurnya. Makanya silat adalah salah satu upaya kita untuk bangkit lagi, ujar Prabowo

Ketua Umum IPSI Sumbar Fauzi Bahar bertekad akan mengembangkan dengan serius seni tradisi pencak silat yang selama ini seakan- akan mati suri. ‘’Saya bersama kepengurusan akan menggairahkan kembali dunia persilatan. Berbagai komponen terkait akan difungsikan kembali sesuai bidangnya, seperti tuo –tuo randai diharapkan kembali melaksanakan latihan secara kontinyu di seluruh sasaran randai yang di Sumbar. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota dan propinsi,” ujar Fauzi Bahar.

Program utamanya akan membangun ‘rumah silat’. Tanahnya sudah tersedia dari donator seluas 2,5 Ha. Rumah ini nanti akan dijadikan sebagai tempat pengembangan dunia silat, saat ini memiliki 169 aliran silat di Sumbar. Prabowo pun menyambut positif dan antusias, dan akan membantunya.

Orang minang selama ini, kata Fauzi Bahar, selalu melaksanakan shalat, silat dan shalawat, Justru dimana berada tidak canggung dan bisa menempatkan diri. | Amir Husin Koto

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in