PPTK DBMPSDA Kab. Bekasi Kongkalikong Dengan Rekanan

PPTK DBMPSDA KabBekasi, Transaksi - Sebuah keganjilan terjadi pada kegiatan proyek yang ada pada Dinas Bina Marga Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi, yang menggunakan  anggaran APBD tahun 2013. Hal itu terjadi pada kegiatan Peningkatan Jalan Kp Utan Setu, paket 5, Kecamatan Cibitung/Cikarang Barat/Setu.

Dari pantauan Koran Transaksi,  kegiatan yang dikerjakan rekanan dengan   CV Harapan Indah tersebut sepanjang 149 meter dan lebar 7 meter, dengan nilai kontrak Rp.393.409.000,-

Sepintas kegiatan itu memang sudah memenuhi prosedur atau sesuai dengan spek dan RAB yang sudah  ditentukan pihak DBMPSDA. Namun, ada suatu kejanggalan dan penyimpanagn dalam pembesian dari proyek tersebut. Selain itu, bentuk fisik beton jalan itu terlihat encer karena ditambahkan air oleh pekerja proyek. “Kuat dugaan pembangunan jalan seperti itu merugikan sebagian uang Negara,” ujar Darsum, Wakil Ketua GIBAS (Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi)  Resort Kabupaten Bekasi.

Rahman selaku konsultan pada kegiatan juga mengakui kejanggalan tersebut. Dia menyebut pembangunan jalan itu sekian persen tidak memenuhi aturan. “Saya selaku konsultan sudah menegur, akan tetapi pelaksana bilang ‘iya pak!’ Saya selaku konsultan tugasnya hanya menegur  ketika ada kesalahan dalam kontruksi  kegiatan proyek tersebut. Itu pun kalau didengar, saya tidak bisa terlalu menekan,” ujarnya seraya mengakui adanya kesalahan terutama dari segi pembesian.

Kesalahan tersebut bagi H Lucki selaku rekanan, tampaknya tidak terlalu penting. Dia hanya mengatakanbahwa dirinya sudah memesan besi sesui ketentuan. “Saya tidak mengetahui kalau terjadi  sesuatu apapun di lapangan. Itu tugasnya pelaksana dan mandor saya. Kalau memang benar ada kesalahan pembesian saya akan komplen perusahaan, karena saya pesan sesuai aturan,” terangnya.

Cemen selaku pelaksana mengakui adanya kesalahan dalam pembesian, namun dia terkesan tidak terlalu memperdulikannya. “Mungkin pekerja saya lelah, kecapaian, dan ngantuk. Bisa jadi itu kendalanya,” ujarnya.

Namun, di lain waktu Ilman selaku PPTK dari kegiatan tersebut saat dikomfirmasi melalui telepon selular, mengatakan bahwa kegiatan itu sudah sesuai RAB, termasuk pembesian. “Memangnya yang abang tahu seperti apa ketentuannya? Mmemangnya abang punya RAB? Berarti beda dong RAB abang dengan saya,” ujarnya.

Namun, Ilman selaku PPTK diduga tidak ada di lokasi saat kegiatan tersebut berjalan. Itulah sebabnya, Darsun selaku Wakil Ketua GIBAS Resort Kabupaten Bekasi, juga menduga ada yang tidak beres dalam peningkatan jalan tersebut. “Diduga PPTK dengan rekanan kongkalikong. Mereka tutup mata atas adanya kegagalan proyek di kegiatan tersebut,” tegasnya, Senin (10/6) lalu.

Kejaksaan Negeri Cikarang diharapkan turun tangan dan dan menindak tegas atas  kecurangan dalam melaksanakan kegiatan proyek pemerintah tersebut. “Apakah itu bukan suatu hal yang dapat merugikan uang Negara,” katanya dengan lantang. | Andri

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in