Puluhan PO Terancam Bangkrut

Sukabumi, Trans — Puluhan pengusaha angkutan bus antarkota dan antarprovinsi (AKAP) jurusan Sukabumi-Jakarta kini terancam gulung tikar. Hal itu terjadi akibat penurunan drastis jumlah calon penumpang hingga 30 persen. Akibatnya, kini ratusan armada bus terpaksa dirumahkan di pool Perusahan Otobus (PO) masing-masing.

Hampir sebagian besar awak angkutan bus AKAP jurusan Jakarta sudah tidak melakukan wajib angkutan sejak tiga tahun lalu. Sebagian besar beralasan tidak melakukan wajib angkutan disebabkan tingginya bahan bakar minyak (BBM) serta pemeliharaan armada bus.

Beban biaya operasional yang dikeluarkan relatif tidak sebandingkan dengan jumlah penumpang yang memanfaatkan jasa armada bus. “Bebarapa armada bus AKAP yang tidak melakukan wajib angkutan, di antaranya jurusan Cikarang, Bekasi, Karawang, Merak, dan sejumlah trayek jurusan Jakarta lain-lainnya,” ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Dikdik Sodikin.

Meningkatnya jumlah armada yang tidak beroperasi seiring telah terjadinya penurunan jumlah penumpang pasca penutupan jalur Universitas Kristen Indonesia (UKI). Selain itu makin maraknya angkutan omprengan liar yang setiap hari beroperasi di lintasan pertigaan Ciawi Bogor.

“Puluhan awak bus AKAP jurusan Sukabumi-Jakarta yang tidak melakukan wajib angkutan sudah berlangsung dua tahunan lebih. Mereka (pengusaha, red) tidak melakukan wajib angkutan dengan alasan salah satu lintasan strategis di Jakarta, yakni lintasan depan UKI ditutup,” katanya.

PO Laju Utama, Langgeng Jaya, Sugih, dan sejumlah PO lain tidak melakukan aktivitas wajib angkutannya karena sangat minim penumpang. “Bayangkan saja, khusus jurusan bus AKAP jurusan Sukabumi-Jakarta mengalami penurunan berkisar 25 hingga 30 persen. Dengan alasan itu, maka mereka enggan melakukan wajib angkutan,” ungkapnya.

Dampak penurunan penumpang jurusan tersebut, kata Dikdik, selain banyak bus yang tidak beroperasi, juga imbasnya ratusan awak angkutan bus tidak bisa mengais rejeki dari jasa sopir angkutan bus. Dengan begitu, ratusan awak bus AKAP jurusan Jakarta saat ini menganggur. “Kami juga belum bisa memperkirakan kondisi lalu lintas penumpang jurusan ke sana akan normal kembali seperti biasa, ” katanya. | Iwan/Arso

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in