Pupuk Pestisida Berbahaya Dijual Bebas

Pandeglang, Koran Transaksi.com – Banyak pupuk pestisida berbahaya sangat mudah ditemukan dan dijual bebas di hampir semua kios pupuk resmi di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Untuk diketahui, barang-barang itu mengandung zat berbahaya, dan kandungan zat radiaktif  itu sampai termakan atau masuk dalam tubuh manusia, dapat menyebabkan serangan jantung, kanker, kerusakan lambung, melemahkan daya tahan tubuh, hingga menyebabkan kematian.

Sayangnya, tidak semua masyarakat dan petani mengetahui akan dampak bahaya tersebut. Sementara dari hasil survai Direktorat Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (POM), bahwa obat tanaman yang disemprot (pestisida) pada padi dan buah-buahan, sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya.

Kalaupun, buah atau padi itu telah dicuci bersih dengan air, tetap zat racun yang berbahaya itu, tidak akan luntur. Lantaran tingkat residunya cukup tinggi dan mematikan.

Sebagaimana diketahui, untuk meningkatkan hasil tanaman dan buah-buahan, agar tetap segar dan tidak termakan ulat atau hama penyakit tanaman lainnya, terkadang petani buah atau padi, melakukan penyemprotan zat radioaktif yang sangat berbahaya.

Mungkin karena ketidaktahuan,para petani seenaknya melakukan penyemrotan tanaman padi dan buah-buahan, agar terjaga kualitas dan mutunya. Padahal, kalau buah-buahan dan padi itu dikonsumsi, racun pestisida yang telah dilarang itu, sangat membahayakan jiwa yang mengkonsumsinya.

Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Sarana Prasana Dan Perlindungan Tanaman (Perlinta), Muhtar, didamping Kabidnya, Cecep Komara pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, berjanji akan melakukan croscek ke lapangan.

Menrutnya, jika benar masih ada kios pupuk membandel dan menjual pestisida yang telah dilarang pemerintah itu, pihaknya akan melarang dan menyita obat-obatan pestisida itu.

“Yang pasti tidak boleh dipakai, karena membahayakan. Jangan sampai menghasilkan buah atau padi yang kelihatan bagus, ketika dikonsumsi (makan) manusia mendatangkan penyakit karena mengandung racun. Kalaupun di cegah dengan cara dicuci berkali-kali, tetap saja racunnya tidak hilang,” terang Muhtar.

Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya juga telah mengedarkan surat erdaran kepada pemilik kios atau pengecer pestisida, petugas POPT  dan para camat di Pandeglang, agar ikut melakukan monitoring dan pengawasan ke beberapa kios yang ada di wilayah kerjanya.

“Ya, Minggu ini kita akan mengeluarkan surat edaran itu, agar cepat diantisipasi dan dicegah pemakaian pestisida yang mengandung racun sangat berbahaya pada tubuh,”ujar Cecep Komara, Senin (13/6).

“Kita juga akan melakukan pengecekan langsung kepada kios-kios pupuk yang menjual pestisida, apakah mereka masih menjual pestisida setelah adanya surat larangan itu atai tidak. Kalau masih membandel, ya jelas kita akan sita pestisida beracun tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, ada 30 pestisida yang dilarang beredar. Diantaranya; 2,4,5 – T, 2,4,6 – T, Natrium 4-brom-2, 5diklorofenol, alidikarb, aldrin, 1,2-Dibromo3-dikloropan (DBCP), Cyhexatin, Dikloro difenil trikloroetan (DDT), Dieldrin, 2,3-Diklorofenol,  2,4 – Diklorofenol, 2,5 – Diklprofenol, Dinoseb, Ethyl p-nitrophenyl benzenethiophpsponate (EPN), Endrin, Endolsulfan, Etilen Dibromida (EDB), Formadelhida, Fastor Kuning (Yellow Phosphprus), Heptaklor, Kaptafol, Klordan, Klordimefon, Leprofos, Heksakloro Siklo Heksan (HCH – termasuk Lindan), Metpksiklor, Mevinfos, Monosodium Metan Arsonat (MSMA), Natrium klorat, Natrium Tribromofenol, Metil Paration, Halogen Fenol (termasuk Penta Kloro Phenol (PCP) dan garamnya). Pestisida berbahan aktif Salmonella, Senyawa Arsen, Senywa Merkuri, Srikhnin, Teledrin, Toxaphene dan Mireks. | Wwn/Yus

 

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain