120×600 [tma]
120×600 [tma]

Tujuan Akhir MTQ, Bukan Kesemarakan

Padang, Trans – Pemerintah Kota Padang telah memiliki komitmen untuk menjadikan event MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) sebagai kegiatan rutin yang dilakukan secara berkala, sekali dalam dua tahun. Banyak manfaat yang dapat di raih dari pelaksanaan MTQ, salah satunya adalah aspek pembinaan kualitas kehidupan beragama.

Walikota Padang, DR H Fauzi Bahar, M.Si mengatakan bahwa indikator keberhasilan MTQ tidak dilihat dari faktor kesemarakan semata. “Tujuan akhir dari kegiatan  bukanlah pada semarak atau tidaknya kegiatan MTQ,” ujarnya pada acara pembukaan MTQ ke-35 Tahun 2012 Tingkat Kecamatan Padang Utara di Kelurahan Air Tawar Timur, Sabtu (24/3).

Sedangkan untuk melihat dampak positif dari penyelenggaraan MTQ  , kata Walikota, perlu dilakukan intropeksi dan evaluasi hasil yang telah dicapai dari penyelenggaraan MTQ selama ini.

“Artinya, kita perlu melihat realitas hidup masyarakat dalam mengimplementasikan  nilai-nilai agama dalam kehidupan kesehariannya.  Kita juga perlu mempertanyakan apakah nilai-nilai luhur terkandung dalam Al-Qur’an sudah mampu diwujudkan dalam setiap aktivitas hidup pribadi maupun hidup bermasyarakat,” ujar Walikota.

Berbagai persoalan menimpa kehidupan masyarakat, seperti bencana alam, gempa bumi dan pertumbuhan ekonomi belum stabil, menurut Fauzi Bahar, sepertinya telah menjauhkan sebagian masyarakat dari tujuan untuk memuliakan hidup sebagai hamba Allah SWT.

“Beratnya kehidupan ekonomi dan kondisi sosial masyarakat  yang semakin hari semakin terasa, perlu dipahami sebagai sebuah tantangan dan ujian dari Allah SWT. Mari kita sukses acara MTQ secara bersama, jaga selalu ketertiban lingkungan dan kebersihan di sekitar kita masing-masing,” tuturnya.

Fauzi Bahar juga mengajak seluruh masyarakat agar dapat mensukseskan program beras genggam, sebagai salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Padang, karena dengan beras genggam bisa mengasilkan tiap tahunnya di perkirakan sekitar Rp. 50-60 Milyar, beras genggam dijual kembali kemasyarakat  dengan harga seperempat dari harga pasaran beras. Tutur Walikota.

Menurut laporan dari Panitia penyelenggara, Rusjdisjay, S.Hi, bahwa Lomba MTQ Tingkat Kecamatan Padang Utara diikuti oleh 7 kelurahan yang ada di Kecamatan Padang Utara, dengan jumlah peserta 298 orang. MTQ dilaksanakan di Masjid Nurl Ikhlas selama 2 hari, dari tanggal 24 sampai 25 Maret 2012.

Sedangkan cabang MTQ  yang di lombakan, : 1. Tilawah. 2. Hifdzil 1 Juz Tilawah dan 1 juz non tilawah, 3. Tartil Qur’an. 4. Syahril Qur’an. 5. Fahmil Qur’an. 6. Kuthbah Jum’at dan Azdan. 7. Kasidah Rebana antar Majelis Ta”lim Kelurahan.

Tujuan MTQ  ini untuk mensukseskan program nasional tentang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an.  dalam rangka menumbuh kembangkan minat baca serta memahami kandungan Al-Qur’an di tengah-tengah masyarakat. Mencari peserta terbaik dari seluruh cabang untuk kafilah Kec. Padang Utara ke Tingkat Kota Padang.

Acara pembukaan MTQ Kec. Padang Utara dihadiri anggota DPRD Propinsi, anggota DPRD Kota Padang, Kementrian Agama Kota Padang, Kabag Kesra Kota Padang, Camat, Muspika, Lurah Sekec. Padang Utara. Ketua LPM, MUI, Ketua Masjid, RT/RW se-Kec, Padang Utara. | Bas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *