Film “Cinta Di Saku Celana” Memburu Cinta Gadis Impian

Cinta di Saku Celana adalah film yang menceritakan tentang usaha seorang lelaki mengejar impiannya. Menarik, film ini bicara tentang cinta dalam gaya bertutur komedi cerdas yang menelisik untuk menertawakan kecanggungan ekspresi dalam bercinta.

Kisah perburuan cinta ini, diadaptasi dari cerita pendek Cinta Di Saku Belakang Celana, yang dirilis pertama kali di note facebook. Cerpen itu kemudian diterbitkan Gramedia dalam buku kumpulan cerpen I Didn’t Lose My Heart, I Sole it On eBay karya Fajar Nugros.

Starvision kemudian mengangkatnya ke layar lebar dengan skenario yang ditulis oleh Ben Sihombing. Penulis cerpennya, Fajar Nugros menyutradarainya sendiri, menjadikan Cinta di Saku Celana, sebagai film keduanya setelah Queen Bee (2009), setelah tahun lalu menulis skenario Tendangan dari Langit (2011).

“Ini film tentang usaha, film yang jujur dan sederhana,” begitu kata Nugros tentang film terbarunya itu. Semula Starvision akan merilis film ini di jaringan bioskop terbatas secara digital, tapi akhirnya diputuskan akan diputar di jaringan yang lebih luas, Bioskop 21 dan jaringan Bioskop lainnya, tanggal 12 Juli 2012.

Film Cinta di Saku Celana mengisahkan tentang Ahmad (Donny Alamsyah), yang tumbuh besar menjadi anak pintar di Panti Asuhan. Sejak kecil ia tak mengenal cinta. Namun, film dimulai ketika ia sudah bekerja sebagai pegawai pos. Dalam setahun rutinitasnya berangkat-pulang ke kantor dengan menggunakan kereta api Commuter, Ahmad bertemu sosok yang menarik hatinya, Bening (Joanna Alexandra).

Dengan kamera handycam tuanya, Ahmad selalu merekam Bening dari jauh. Rupanya, Ahmad menemukan perwujudan cinta dalam diri gadis itu. Ibu Panti Asuhan (Vita Ramona) mendengar kabar dari anaknya, Gifar (Dion Wiyoko) bahwa Ahmad tengah jatuh cinta. Ibu panti yang merasa Ahmad sudah membantu hidup anaknya yang bodoh tapi playboy, pun membantunya dengan memberikan advise agar Ahmad menulis surat dan menyatakan perasaannya kepada Bening.

Antara segan dan menuruti saran ibu panti, Ahmad akhirnya menulis surat cinta yang akan ia berikan pada Bening di atas Commuter. Sayangnya, tepat ketika ia hendak memberikan surat itu pada perempuan yang diincarnya, seorang copet berhasil mengambil dompet tempat di mana ia menyelipkan surat cintanya.

Nasib kecopetan itu memberi ide pada Ahmad, bahwa dari pada bersusah payah mendekati Bening, Ahmad meminta bantuan copet dari Pasar Senen bernama Gubeng (Ramon Y Tungka), dengan iming-iming imbalan uang. Sang copet pun bersedia mencopetkan cinta untuk Ahmad.

Tapi pada hari Gubeng menjanjikan datang membawa cinta hasil copetannya, ia malah tak datang. Ahmad pun meradang. Cinta membawa Ahmad bertemu Roy (Gading Marten) seorang pengedar narkotika, juga Bagas (Lukman Sardi), tunangan Bening yang selama ini sibuk berpindah dari satu negara ke lain negara, yang membuat Bening menanggung rindu sendiri. Lantas pada siapa lagi Ahmad harus meminta pertolongan untuk meraih cinta? | Suryati

 

Leave a Reply

ADVERTISEMENT

IndoNIC.net - Web Hosting Murah (cPanel), Gratis Domain
Log in